(streaming Gibel Fm) DENGARKAN Yuk

Get the Flash Player to hear this stream.

Zola di Sidang Umum PBB

INFO997 - Gubernur Jambi, H.Zumi Zola memaparkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH (tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan  di Provinsi Jambi dalam United Nations General Assembly (Sidang Umum Perserikatan bangsa-Bangsa/PBB) di New York, Amerika Serikat, Kamis (21/9/2017). Keikutsertaan Zola dalam acara ini karena undangan UNDP untuk memberikan paparan tentang energi listrik mikro hidro sebagai implementasi dari tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan.

Zola menekankan inovasi dan terobosan dari stakeholder (pemangku kepentingan) dalam pembangunan PLTMH di Provinsi Jambi, yakni tidak menggunakan APBD, melainkan dari dana zakat, untuk membangun listrik di desa-desa terpencil yang belum dialiri listrik di Provinsi Jambi.

Zola menyatakan, berdasarkan penjelasan dari Ketua Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas), Prof.Bambang Soedibyo, konsep pembangunan PLTMH tersebut dengan menggunakan dana zakat, bekerjasama dengan Bank Jambi dan UNDP, merupakan yang pertama di Indonesia bahkan di dunia.

Oleh karena itu, Zola berharap agar pembangunan PLTMH SDGs di Provinsi Jambi menjadi role model bagi daerah-daerah lainnya di Indonesia, bakhan di level internasional.“Saya diundang oleh UNDP, terkait adanya kerjasama Pemerintah Provinsi Jambi, Bank Jambi, Baznas dan UNDP tentang SDGs dalam pembangunan kelistrikan di Provinsi Jambi karena memang listrik di Provinsi Jambi itu cukup besar, masih banyak desa-desa yang sampai hari ini listrik belum masuk. Jadi kami punya konsep untuk bekerjasama dengan triparti, tiga pihak dengan tidak menggunakan APBD, tetapi menggunakan dana Zakat dari Baznas,” ujar Zola.

GUBERNUR JAMBI DI SIDANG UMUM PBB

INFO97 – Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Johansyah,SE,ME menyampaikan bahwa Gubernur Jambi, H.Zumi Zola,S.TP,MA satu-satunya gubernur dari Indonesia yang diundang oleh United Nations Development Programme (UNDP)/organ Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk program pembangunan, untuk presentasi di Sidang Umum PBB.
Johansyah menjelaskan, dalam presentasi di Sidang Umum PBB tersebut, Zola akan menjelaskan kondisi kelistrikan di Provinsi Jambi dan akan dijadikannya Jambi sebagai pilot project (percontohan) pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan pendanaan dari UNDP bekerjasama dengan Baznas.
PLTMH tersebut merupakan implementasi dari Sustainable Development Goals (SDGs)/tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan, yang direncanakan akan dibangun di Kabupaten Merangin dan Sarolangun.
Dalam Sidang Umum PBB yang akan diselenggarakan pada tanggal 20 – 22 September tersebut, akan dibahas berbagai isu strategis dalam berbagai sektor.
Johansyah menyatakan, Sidang Umum PBB itu akan dihadiri oleh para pimpinan negara, dan delegasi Indonesia dipimpin oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla.sumber Humas Pemprov Jambi)

Gubernur Jambi menjadi narasumber dalam Seminar Nasional dan Temu Alumni Purna Praja Angkatan XVII IPDN

INFO997 - Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli, S.TP,MA menjadi narasumber dalam Seminar Nasional dan Temu Alumni Purna Praja Angkatan XVII Institut Pemerintahan Dalam Neger (IPDN), bertempat di Gedung Menza Nusantara Kampus IPDN Jatinagor Sumedang Jawa Barat, Jum'at (15/09/2017).
Dalam seminar nasional dan temu alumni IPDN yang menentukan tema "Revolusi Mental Dalam Tata Kelola Pemerintahan" tersebut, Zola berbagi pengalaman kiat sukses pemimpin muda. Zola menekankan bahwa kesuksesan dicapai atau diraih dengan perjuangan. "Tidak ada orang didunia ini yang lahir langsung sukses, pasti melalui proses yang panjang, orangtua saya mengatakan kepada saya, apabila mau mendapatkan sesuatu harus berjuang dan berusaha," beber Zola.
"Yang namanya pemimpin tidak bisa berkerja sendiri-sendiri, harus kompak, bersama, jalin komunikasi yang baik. Sebagaimana diketahui bahwa inti dari manajemen/organisasi adalah kepemimpinan serta komunikasi dengan bawahan, serta membentuk dan mengoptimalkan SDM yang handal, kita juga penting menerapkan penghargaan (reward) dan sangsi (punishment), serta mengubah pola pikir (mindset) sikap dan perilaku SDM masyarakat termasuk ASN, yang identik dengan sebelumnya dilayani, harus diubah menjadi melayani,” jelas Zola.
Zola mengemukakan pentingnya revolusi mental dan pemahaman bahwa bangsa yang maju ditentukan oleh mentalitas yang tangguh, baik individu maupun kumpulan dari warga negaranya.
Zola mengatakan, sebagai insan yang diberi amanah memimpin pemerintahan di Provinsi Jambi, dirinya bersama jajaran telah berkomitmen untuk bekerja keras guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.
Setelah menuturkan potensi-potensi yang dimiliki Provinsi Jambi, Zola menyampaikan beberapa capaian pembangunan, diantaranya meningkatnya pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi dari 4,2 persen pada tahun 2015 menjadi 4,37 persen pada 2016, menurunnya angka kemiskinan dari 8,86 persen pada september 2015 menjadi 8,19 persen pada Maret 2017, selanjutnya angka pengangguran juga menurun dari 5,6 persen pada Agustus 2014 menjadi 3,67 persen pada Februari 2017.
"Setiap pemimpin menghadapi permasalahan, misalnya untuk memajukan pariwisata di Jambi harus mempunyai bandara yang cukup memadai, kini sedang berjalan, infrastruktur jalan harus baik, serta permasalahan yang sering terjadi yaitu listrik sering mati yang harus diselesaikan secara bertahap." terang Zola.
"Masalah listrik adalah masalah bersama, baik Pemrov dan Pemerintah Pusat. Kita telah mencarikan solusinya dengan berkerjasama antara Pemrov Jambi dengan Bank Jambi serta Baznas dan PBB yang akan membantu pembangkit listrik dua Kabupaten, Merangin dan Sarolangun, dengan tidak mempergunakan uang dari APBD. Insya Allah dalam waktu dekat saya diundang di forum PBB, membicarakan kebutuhan listrik di Provinsi Jambi, diharapkan juga bisa mewakili Indonesia untuk berbicara di PBB yang masih kekurangan listrik. Selain itu, kita buat terobosan-terobasan yang baru serta inovasi untuk menjawab semua tantangan saat ini," ujar Zola.
Zola menegaskan, walaupun dengan keterbatasan anggaran, upaya maksimal pembangunan terus dilakukan secara maksimal. “Semua keberhasilan di Provinsi Jambi tidak bisa dilakukan oleh satu orang saja, melainkan dilakukan semua masyarakat Provinsi Jambi. "Sehebat apapun pemimpin, kalau tidak didukung oleh masyarakatnya tidak akan bisa dikatakan berhasil," ungkap Zola.
"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi didaulat sebagai sebagai pemimpin muda yang banyak diidolakan kaum muda se Indonesia yang di anggap berhasil sebagai pemimpin muda. Saya dikatakan salah satu gubernur termuda di Indonesia. Umur itu hanya angka-angka tetapi yang dinilai kinerja kita, itulah yang dinilai oleh masyarakat serta tergantung nawa kita, jika baik untuk masyrakat lakukanlah," tambah Zola
Selain itu, Zola mengundang semua yang hadir untuk datang ke Provinsi Jambi. "Saya mengundang kita semua yang hadir untuk datang ke jambi, Provinsi Jambi mempunyai alam yang bagus dan indah, mulai dari pegunungan Kerinci sampaipesisir Ujung Jabung, Danau Gunung Tujuh, Geopark Merangin, Candi Muaro Jambi, serta bermacam kuliner khas daerah kabupaten/kota.
“Saya mengucapkan terimakasih karena diundang oleh Gubernur IPDN untuk mengisi acara nasional guna memotivasi Alumni Angkatan XVII IPDN bersama Walikota Tangerang Selatan. Kami berbagi pengalaman kepada alumni dan siswa IPDN, saya berharap mereka dapat terlibat dalam pemerintahan baik itu kabupaten/kota juga provinsi, karena kami percaya mereka sudah terdidik dan SDM-nya cukup bagus, sebab pemimpin butuh kinerja yang bagus, displin dan harus ada inisiatif,” pungkas Zola.
Narasumber lainnya, Walikota Tangerang Selatan, Hj.Airin Rachmi Diany,SH,MH menyampaikan pemasaran tentang Inovasi Teknologi Informasi
Sebelumnya, Gubernur IPDN, Prof.Dr.Ermaya Suradinata,SH,MH,M.Si menyampaika ucapan terima kasih atas dipenuhnya undangan IPDN. “Ini adalah gubernur yang dibanggakan dan diidolakan oleh seluruh bangsa Indonesia serta walikota wanita yang dipercaya memimpin Asosiasi Pemerintah Kota se Indonesia,” ujar Ermaya. Suradinata.
“Pemimpin harus mempunyai imajinasi yang kuat untuk melakukan yang terbaik. Kita harus patuh kepada pimpinan bukan kepada senior, ini kebiasaan salah, pimpinan merupakan atasan kita di kantor. Dan, sebagai aparatur yang baik disiplin diri perlu dipertahankan bahkan terus ditingkatkan.(sumber : Humas Pemprov Jambi)
INFO997 - Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA kembali ke kampus Institut Pertanian Bogor (IPB), almamater tempat dulu Zola menimba ilmu. Kedatangan Zola di kampus IPB ini untuk memenuhi undangan sebagai alumni IPB dalam wisuda IPB di Graha Widya Wisada Kampus IPB Dramaga Bogor. Dalam wisuda itu, Zola diberikan kehormatan untuk menyampaikan sambutan.(Rabu, 13/09)
Dalam acara tersebut, Zola didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hj.Sherrin Tharia Zola dan Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Jambi, Johansyah,SE,ME.
Zola menekankan, berharap, sekalligus mengimbau para alumni IPB untuk berkontribusi nyata membantu pemerintah mengatasi berbagai permasalahan pangan di Indonesia. Sebagai perguruan tinggi yang berkecimpung dalam bidang pertanian, Zola berharap agar IPB berperan besar dalam mendukung mewujudkan ketahanan pangan nasional dan di daerah-daerah.
Zola menyampaikan, sebagai alumni IPB, semua harus mampu memajukan dunia pertanian sebagai pemecah solusi persoalan pangan di tanah air. "Saya mengiginkan alumni IPB bisa membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan pangan di tanah air," kata Zola.
Untuk pertanian di Provinsi Jambi, Zola mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi akan menjalin kerjasama dengan IPB untuk memajukan pertanian di Provinsi Jambi, tentang penelitian pertanian apa saja yang cocok dan potensial diterapkan serta akan mencarikan solusi permasalahannya pertanian Jambi.
"Saya ingin memajukan pertanian di Provinsi Jambi dengan cara mendorong petani untuk lebih meningkatkan produktivitas pertanian dengan memanfaatkan teknologi pertanian. Banyak bantuan alsintan yang sudah kita berikan kepada para petani, bibit tanaman, dengan satu tujuan yaitu untuk kemakmuran rakyat," ujar Zola
Zola sangat mengharapkan supaya lebih banyak lagi putra putri Jambi kuliah di IPB, agar bisa membantu para petani di Jambi. "Provinsi Jambi mempunyai 80 persen lahan pertanian, jadi ini harus bisa kita kelola dengan baik, saya harap banyak lagi putra putri Jambi belajar di IPB ini," harap Zola.
Selain itu, Zola menyampaikan ucapan selamat kepada Rektor IPB, atas berbagai capaian prestasi yang diraih oleh IPB. "Kita sangat mengharap IPB banyak menemukan temuan-temuan, hasil risetnya untuk memajukan pertanian dan juga perternakan," ungkap Zola.
Zola mengapresiasi Rektor IPB dan jajaran yang mengundangnya dalam acara wisuda tersebut. “Suatu kebanggaan bagi saya diundang pada kesempatan ini, dimana beberapa waktu yang lalu, saya duduk di sana dekat para mahasiswa sekarang. Tidak terbayangkan oleh saya bisa berdiri di podium ini, semua berkat para dosen, guru ,dan orang tua kita," ungkap Zola.
Zola berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati bahwa lulus dari IPB merupakan langkah awal untuk menghadapi tantangan dan tahapan-tahapan berikutnya. “Penerapan ilmu dengan dinamika lingkungan yang terus berubah inilah, seorang sarjana bakal diuji kemampuan dan kesanggupannya. Apalagi kedaulatan pangan nasional sangat diharapkan oleh masyarakat Indonesia," tutur Zola.
Selanjutnya, Zola mengundang seluruh yang hadir untuk datang ke Provinsi Jambi "Kami mengundang seluruh yang hadir untuk datang ke Jambi, Provinsi Jambi mempunyai alam yang indah mulai dari pegunungan alam Kerinci sampai pesisir Ujung Jabung, ada Geopark Merangin, Danau Kerinci, Gunung Tujuh, Danau Kaco, Candi Muaro Jambi,” ujar Zola.
Sebelumnya, Rektor IPB, Prof.Dr.Ir. Herry Suhardiyanto,M.Sc menyampaikan, wisuda tersebut untuk melepas 750 orang mahasiswa program pendidikan sarjana dan pasca sarjana, sebagai sumber daya manusia yang berkualitas dan siap membangun pertanian di tanah air.
Herry menyatakan, “Untuk memperkuat sektor pertanian, beberapa waktu lalu Presiden RI, Ir. Joko Widodo, berpesan kepada kita semua agar alumni IPB bisa berbuat nyata untuk memperkuat ketahanan pangan di negara kita, agar bisa mandiri dan berdaulat atas ketahanan pangan.”
Selain itu, Rektor IPB ini menyampaikan terima kasihnya kepada Gubernur Jambi yang telah bersedia hadir dalam wisuda IPB. "Saya bangga dan berterima kasih kepada Gubernur Jambi, H. Zumi Zola Zulkifli sebagai alumni IPB. Patut kita contoh dan ikuti jejak beliau," pungkas Herry. ( sumber Humas Pemprov Jambi)

ZOLA RESMIKAN PATUNG SULTAN THAHA DI DEPAN BANDARA

INFO997 - Dalam rangkaian Jalan Santai Pemerintah Provinsi Jambi dalam rangka Peringatan HUT ke-72 RI, Minggu (27/8) pagi, Gubernur Jambi, H.Zumi Zola,S.TP,MA sekaligus meresmikan Patung Sultan Thaha Syaifuddin di depan Bandara Sultan Thaha Jambi. Peresmian patung tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti Patung Sultan Thaha Syaifuddin oleh Guberur Jambi.
Dalam peresmian tersebut, Zola didampingi oleh Pj.Sekda Provinsi Jambi, Drs.H.Erwan Malik,MM, Anggota DPR RI Dapil Jambi, H.Bakri, dan kepala OPD terkait dalam lingkup Pemerintah Provinsi Jambi.
Zola menekankan bahwa dibuatnya patung Sultan Thaha di lokasi tersebut adalah untuk memperkenalkan ikon Provinsi Jambi di pintu masuk masyarakat nasional dan internasional yang datang ke Provinsi Jambi.
Selain itu, Zola juga mengemukakan bahwa memperkenalkan patung Sultan Thaha, pahlawan nasional dari Provinsi Jambi tersebut penting bagi masyarakat Provinsi Jambi, khususnya kepada generasi muda, edukasi bagi masyarakat tentang pahlawan nasional dari Bumi Sepucuk Jambi Seblilan Lurah.
"Kita sangat bersyukur sekali dengan peresmian patung ini. Selama ini kita sudah tahu Sultan Thaha, pahlawan nasional yang menjadi kebanggan masyarakat Provinsi Jambi, ketika 17 Agustus kita sudah sosialisasikan melalui sosio drama, khususnya kepada para generasi muda," ujar Zola.
"Selama ini sudah tahu nama, tetapi rupa belum tahu. Kita ada patung Sultan Thaha di Lapangan Kantor Gubernur, dan 1 lagi di Tebo. Bandara ini merupakan gerbang pintu masuk masyarakat secara nasional dan juga internasional. Nama bandaranya Sultan Thaha, ada patung Sultan Thahanya. Insya Allah, ini menjadi salah satu ikon, dan berharap bisa menjadi viral," lanjut Zola. (sumber Humas Pemprov Jambi), 

2.377 NARAPIDANA SE PROVINSI JAMBI DAPAT REMISI UMUM

INFO997Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli. S.TP,MA menyerahkan Remisi Umum kepada Narapidana dan Anak Pidana Atas Nama Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jambi, Jalan Kapten Patimura Km.8 Kota Jambi, Kamis (17/07/2017) siang.
Berdasarkan penjelasan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jambi, Bambang Palasara, dari semua usulan remisi sebanyak 3.130 orang se Provinsi Jambi, yang memenuhi syarat berjumlah 2.377 orang, khusus Remisi Langsung Bebas di Lapas Kelas II A Jambi 16 orang, dan dari kabupaten/kota sebanyak 64 orang.
Penyerahan surat remisi diberikan oleh Gubernur Jambi yang didampingi Wakil Gubernur Jambi dan Kepala Hukum dan Ham Provinsi Jambi kepada narapidana dan pemberian bantuan uang kes dari Gubernur.
Dalam penyerahan remisi umum tersebut, didampingi oleh Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum dan Ketua DPRD Provinsi Jambi, H.Cornelis Buston, Zola berpesan kepada narapidana yang mendapatkan remisi untuk tidak mengulagi perbuatan yang melanggar hukum. “Jadilah insan yang taat hukum,” ujar Zola.
Dalam sambutan tertulis Menteri Hukum dan HAM RI, Yasona Laoli yang dibacakan oleh Gubernur Jambi, H.Zumi Zola disampaikan, pemberian remisi merupakan suatu bentuk tanggungjawab untuk terus memenuhi kewajiban untuk ikut dalam pelaksanaan program pembinaan. "Pemberian remisi dimaksudkan juga untuk mengurangi dampak negatif dari sub-kultur tempat pelaksanaan pidana serta dapat juga menjadi sebuah stimulan dalam menghadapi derivasi dan efek destruktif dari pidana perampasan kemerdekaan," kata menteri.
"Secara psikologis, pemberian remisi juga mempunyai pengaruh dalam menekan tingkat frustasi sehingga dapat mereduksi atau meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban di lapas, berupa pelarian, perkelahian, dan kerusuhan lainya," lanjut menteri.
Yasona juga mengatakan, program reformasi hukum yang bertujuan memulihkan kepercayaan publik, memberikan keadilan pada rakyat dan menjamin kapasitas hukum, dibangun dengan melakukan penataan regulasi, yang diharapkan bisa memotong jalur birokrasi terhadap proses usulan pemberian hak.
"Saya meminta kepada seluruh jajaran pemasyarakatan untuk segera berbenah diri, meningkatkan integritas serta menyatukan tekad yang bulat dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih baik lagi. Mari kita buktikan bahwa pemasyarakatan sebagai institusi penegak hukum mampu mewujudkan reformasi hukum dengan melakukan pembenahan secara komprehensif dan nyata," jelas Yasona.
"Dengan momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini hendaknya kita terus memperbaiki diri, sehingga lebih baik lagi ke depan, saya ucapkan selamat kepada yang mendapatkan remisi, berjanjilah pada diri anda sendiri untuk tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum, kembalilah kepada keluarga dan jadilah anggota masyarakat yang baik," ujarnya.
Selain itu, Yasona juga menghimbau petugas Lapas agar terus melakukan pembinaan dan pengawasan kepada narapidana.
Sementara Itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Humkum dan HAM Provinsi Jambi, Bambang Palasara menyampaikan, pemberian remisi kepada narapidana diharapkan dapat lebih memotivasi para narapidana sebagai alat mengingatkan narapidana dan anak pidana untuk berkelakuan baik secara terus menerus dalam rangka mempercepat proses reintegrasi sosial, sehingga dapat dengan segera melanjutkan kehidupannya secara normal didalam masyarakat. (SUMBER : HUMAS PROV JAMBI)

ZOLA KUKUHKAN PASKIBRAKA PROVINSI JAMBI TAHUN 2017

INFO997 - Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli,S.TP,MA berharap agar Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka (Paskibraka) tetap mempertahankan semangat kebangsaan. Harapan tersebut dikemukakan Zola dalam Upacara Pengukuhan Anggota Pasukan Pengibar Duplikat Bendera Pusaka Provinsi Jambi Tahun 2017, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (15/08/2017) sore.
“Banyak makna yang terkandung dalam pengukuhan ini, salah satunya adalah untuk memupuk semangat kebangsaan di kalangan generasi muda, rasa cinta tanah air, serta mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab dan meningkatkan jiwa patriotisme dikalangan generasi muda,” ujar Zola.
Anggota Paskibraka Provinsi Jambi Tahun 2017 yang dikukuhkan oleh Gubernur Zola berjumlah 54 orang, terdiri dari 26 putra dan 28 putri, berasal dari semua kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jambi.
Gubernur Zola mengungkapkan, anggota Paskibraka adalah pemuda pemudi terpilih dan anggota Paskibraka tentunya bangga karena mendapatkan kehormatan dan kepercayaan untuk mengemban tugas yang mulia pada hari bersejarah tanggal 17 Agustus 2017. “Untuk itu, pertanggungjawabkanlah kehormatan dan kepercayaan itu dengan sebaik-baiknya, karena tidak semua orang mendapat kesempatan untuk mengemban misi yang mulia ini,” himbsu Zola.
“Saya percaya pada adik-adik semua sebagai putera puteri pilihan terbaik dari daerahnya masing-masing, akan mampu melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh percaya diri, apalagi tugas yang adik-adik emban sangat mulia sebagai pengibar dan penurun duplikat bendera pusaka,” kata Zola.
Gubernur Zola berpesan kepada anggota Paskibraka agar membekali diri dengan kemampuan dan keterampilan agar nanti siap menghadapi tantangan serta persaingan dunia untuk membawa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang lebih maju lagi. “Permaslahan dan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin berat dan kompleks,” ujar Zola.
“Saat ini bisa kita lihat, masih rendahnya kualitas sumber daya pemuda Indonesia, rendahnya semangat belajar dan etos kerja, sering terjadinya tawuran remaja serta banyak generasi muda yang terlibat pada penggunaan obat-obatan terlarang. Jika hal ini tidak diantisipasi sedini mungkin, maka kehidupan generasi muda kita akan hancur dalam menatap kehidupan masa depannya,” tutur Zola.
Gubernur Zola mengharapkan, pembinaan dan pengembangan generasi muda dari waktu ke waktu harus ditingkatkan. “Teruslah belajar untuk menjadi manusia Indonesia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar memiliki budi pekerti yang luhur,” tambah Zola.
Zola memberikan apresiasi Paskibraka yang telah dikukuhkan, karena untuk menjadi anggota Paskibrakaka memerlukan proses yang tidaklah mudah, ada syarat yang harus dipenuhi dan memiliki komitmen serta perjuangan untuk menjadi anggota Paskibraka. (Sumber Humas  Prov Jambi)

Popular

Powered by Blogger.

Streaming dan Facebook

Selamat Datang di radio gibel fm 99.7 sumber informasi, hiburan dan pendidikan dapat didengar lewat streaming dan Facebook; email radiogibelfm@gmail.com

Gadgets

Tunggu Untuk Download Hingga DETIK

About us