(streaming Gibel Fm) DENGARKAN Yuk

Get the Flash Player to hear this stream.

130 KK Pulau Kayu Aro akan Direlokasi

Gibelfm-Sebanyak 130 kepala keluarga (KK) Desa Pulau Kayu Aro, akan direlokasi akibat tebing sungai yang longsor. Pemerintah Provinsi Jambi merelokasi warga ke daerah Bukit Baling, Kabupaten Muaro Jambi.

Retakan tanah dan longsor cukup besar terjadi di tebing pinggir Sungai Batanghari, di kawasan desa tersebut. 

Tiga titik retakan dan longsor, dengan total panjang garis sungai lebih dari 500 meter telah terjadi. Diperkiraakan, ini menjadi ancaman untuk rumah warga setempat karena potensi retakan bisa meluas.

"Sebanyak 130 KK akan direlokasim Bupati (Muaro Jambi; red) sepakat tanah di Bukit Baling," ujar Hasan Basri Agus, Gubernur Jambi, di lokasi kejadian, Kamis (13/9) siang.(*)

Bantuan Pemerintah Pusat dan Pemprov Jambi telah dipersiapkan, bagi 130 KK Desa Pulau Kayu Aro, yang rumahnya direlokasi. 

Mereka akan menerima bantuan senilai Rp 35 juta, apabila mau direlokasi. Pemerintah Pusat melalui BNPB menyediakan dana Rp 25 juta, dan Pemprov Jambi menyediakan dana Rp 10 juta.

Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, masih terkait relokasi, Pemkab Muaro Jambi juga akan melakukan land clearing lokasi. Pemprov Jambi pun juga menyiapkan sertifikat gratis, serta bantuan-bantuan lainnya.

Pemerintah sendiri saat ini tengah merencanakan pembangunan turap sungai. Usulan tersebut tengah diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umumm "Sekarang sedang kajian teknisnya," ujar HBA, Kamis (13/9).

Beberapa hal sebenarnya bisa dilakukan terkait antisipasi retakan dan longsornya tanah. Disebutkan HBA, dengan memutuskan tanjung salah satunya.

Namun hal tersebut memakan waktu yang lama dan biaya yang besar. Dengan diputusnya tanjung, maka akan ada bagian yang menjadi danau. 

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Popular

Powered by Blogger.

Streaming dan Facebook

Selamat Datang di radio gibel fm 99.7 sumber informasi, hiburan dan pendidikan dapat didengar lewat streaming dan Facebook; email radiogibelfm@gmail.com

Gadgets

Tunggu Untuk Download Hingga DETIK

About us