(streaming Gibel Fm) DENGARKAN Yuk

Get the Flash Player to hear this stream.

Bandara Sultan Thaha Jambi Lumpuh

GibelFm - Ratusan penumpang menumpuk di Bandara Sultan Thaha (Sutha) Jambi, Rabu (26/9). Penumpukan ini terjadi karena semua penerbangan dari dan ke bandara ini dibatalkan.
Pantauan Tribun pukul 20.30 kemarin, konsentrasi penumpang terjadi di sekitar pintu keberangkatan. Khususnya di depan loket maskapai Lion Air yang empat jadwal penerbangannya dibatalkan karena alasan cuaca.
Ratusan penumpang berdesakan di depan loket yang hanya berjarak sekitar 8 meter dari pintu masuk ini. Masing-masing berusaha saling mendahului untuk mengurus pembatalan penerbangan mereka.
Tak hanya di depan loket Lion Air. Ratusan calon penumpang juga berdesakan ruangan dalam, tepatnya di meja boarding. Urusannya sama, mengurus kepastian nasib penerbangan mereka.
Ali Muzakir, calon penumpang yang ditemui di depan loket Lion Air mengatakan seharusnya ia bertolak ke Jakarta pada pukul 14.10. Beberapa kali diumumkan delay atau penundaan terbang, hingga akhirnya disampaikan pengumuman cancel atau pembatalan terbang.
Pria yang bekerja sebagai dosen IAIN STS Jambi ini mengatakan pemberitahuan yang ia terima, pembatalan itu disebabkan factor cuaca. Kabut tebal membuat jarak pandang di sekitar bandara sangat terbatas.
"Kepastian batalnya pukul 18.30. Mau bagaimana lagi, bukan kesalahan maskapai juga. Ini kan faktor alam," ujarnya.
Ali Muzakir tidak sendiri. Bersama dua rekannya sesama dosen, ia berniat menghadiri sebuah kegiatan di Kementerian Agama di Jakarta yang akan dilaksanakan hari ini.
Menghadapi situasi ini, Ali dan dua rekannya memilih melakukan re-schedule atau penjadwalan terbang. Sekalipun besok (hari ini) juga tidak ada jaminan dari pihak maskapai, mereka bisa diberangkatkan.
Pukul 19.00, kembali diumumkan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT609 juga dibatalkan. Menurut jadwal, pesawat ini bertolak ke Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, Jakarta, pukul 16.10.
Bayu, seorang penumpang yang tinggal di Muara Bulian, Batanghari, hanya bisa tertunduk lesu saat pengumuman itu terdengar. PNS yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Batanghari ini kemudian bertolak meninggalkan bandara setelah mengurus pembatalan tiketnya.
"Yah kita maklum saja. Lain soal jika kesalahan teknis seperti kerusakan pesawat," ujar Bayu yang ke Jakarta untuk urusan dinas bersama rekannya, Akmal.
Komentar senada juga disampaikan Nurma. Perempuan paruh baya berlogat Batak ini mengatakan sudah menunggu sejak siang. Ia juga mengaku diberi nasi kotak oleh Lion Air karena telah menunggu lama.
Manager Lion Air Jambi, Mardanus, mengatakan belum bisa berkomentar banyak. Pasalnya ia sedang sibuk mengurus ratusan penumpang yang pemberangkatannya terpaksa dibatalkan.
"Tiga jawal penerbangan kami hari ini dibatalkan. Maaf ya, saya belum bisa komentar banyak," ujar Mardanus yang dikonfirmasi per telepon.

Manager Operasional Bandara Sutha, Alzog Pendra menyampaikan seluruh penerbangan kemarin terpaksa dibatalkan. Kemarin tidak ada aktivitas turun naik pesawat di bandara ini.
Alzog mengatakan, pada siang hari jarak pandang berubah-ubah, namun tetap tidak pernah lebih dari 1.700 meter. "Terlalu berisiko untuk penerbangan. Jadi semua penerbangan hari ini (kemarin) dibatalkan," ujarnya.
Ia mengatakan belum mengetahui bagaimana kebijakan dari pihak maskapai. Apakah maskapai mengembalikan uang tiket calon penumpang, atau hanya melakukan reschedule saja.
sumber : TribunJambi

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Popular

Powered by Blogger.

Streaming dan Facebook

Selamat Datang di radio gibel fm 99.7 sumber informasi, hiburan dan pendidikan dapat didengar lewat streaming dan Facebook; email radiogibelfm@gmail.com

Gadgets

Tunggu Untuk Download Hingga DETIK

About us