(streaming Gibel Fm) DENGARKAN Yuk

Get the Flash Player to hear this stream.

KPI Siap Jerat Iklan-iklan Kampanye Capres

Agar tidak kecolongan lagi, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengaku sudah menyiapkan strategi untuk menjerat iklan-iklan politik yang tayang sebelum masa kampanye pemilihan umum presiden dan wakil presiden.
Komisioner KPI Rachmat Arifin, mengatakan pihaknya akan tancap gas untuk memantau tayangan lembaga penyiaran segera setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengeluarkan keputusan calon presiden dan wakil presiden.
"Kita memang agak kurang cepat saat Pileg. Iklan berbau politik itu kan sudah muncul sejak Oktober. Kita sudah persiapkan surat keterangannya. Belajar dari itu kita tidak mau terlambat. Kalau bulan depan sudah ditetapkan siapa capresnya, kita kejar itu tanpa menunggu kampanye," ujar Rachmat di kantornya, Jakarta, Jumat (25/4/2014).
Selain itu, Rachmat mengatakan pihaknya akan diperkuat dengan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan kementerian komunikasi dan informatika.
MoU tersebut merupakan embrio dari pernyataan politik saat Rakornas di Jambi yang baru saja selesai. Hadir juga Menkominfo Tifatul Sembiring pada kesempatan itu.
"Kita keluarkan statemen politik,KPI memeinta lembaga penyiaran kampanye di masa kampanye. Jangan ada curi start," ujar Rachmat.
Mengenai sanksi, Rachmat mengatakan sudah menyiapkannya. KPI tidak perlu menunggu gerak dari KPU atau Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu). Sebab, kata dia, UU Penyiaran dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SP).
"Sudah ada pasal-pasal cukup kuat untuk memberikan sanksi kepada mereka," kata dia.

Related Articles

0 comments:

Post a Comment

Popular

Powered by Blogger.

Streaming dan Facebook

Selamat Datang di radio gibel fm 99.7 sumber informasi, hiburan dan pendidikan dapat didengar lewat streaming dan Facebook; email radiogibelfm@gmail.com

Gadgets

Tunggu Untuk Download Hingga DETIK

About us